Football is drama, but who’s the scriptwriter? #CongratsChampions

You’re invited to a party today!

Place: around Stamford Bridge.

Time: from 4pm.

Guests: you; the Chelsea team; the Champions League trophy

Unbelievable. Unbelievable. Unbelievable. I’m crying here. So long. So often, so nearly. And now: at least likely moment. Unbelievable. I love this club.

It was awesome! At last the trophy come to stamford Bridge.

Greatest night of my life, still cant believe we did it, I just hope I’m not dreaming. We have made history. A big thank you to all Chelsea supporters, players, coaching crew and Abrahamovich for clinching. Incredible win by one of the best football clubs in the world. Congratulations guys! Maybe, this is a momentous, magical and marvellous moment for the memory memoirs.

Chelsea lift the Champions League trophy: this moment should last forever!

Blues forever! True blues till the end!

#KTBFFH

Be proud. You are Beautiful.

 

Untuk kalian yang masih sering meratapi keadaan fisik kalian (yang tak sempurna, kurang cantik, atau apalah),

Listen to me.

Take a step back. Fucking look at yourself. You are human. You are beautiful. You are so beautiful. And you can be anything. You can be everything. Do not hate because someone broke your heart, or because your parents split up, your bestfriend betrayed you, your father hit you, your mother always talking anything that make you angry, the kid down the street called you fat, ugly, stupid, worthless.

Do not concern yourself with things you cannot control.

Cry when you need to, then let go when it’s time. Don’t hang on to painful memories just because you are afraid to forget.

Let go of things that are in the past. Forget things that aren’t worth remembering. Stop taking things for granted. Stop talking life for granted. Live for something. Live for yourself. Fall in love. Fall out of love. Fall in love again. Fall out of love again. Do this over and over until you know what is really is to love someone.

Question things.

Tell people how you really feel.

Sleep under the stars.

Create. Imagine. Inspire.

Share something wonderful.

Make something beautiful and love it.

Try something new.

Meet new people.

Follow your dreams.

Live your life to its full potential. Just live, dammit. Let go of all the horrible thing in your life and just fucking live. And one day, when you are old, look back with no regrets.

*tarik napas*

Gitu. Hidup udah susah. Jangan dibikin tambah susah dengan mikirin hal yang nggak bisa kalian ubah. Pikirkan hal yang menyenangkan, terima diri apa adanya, itu lebih ringan dan membuat kalian lebih bahagia.

Nih. Coba dengar opini pribadi @missviona di akun twitternya.

“Aku bangga loh dengan segala yang melekat di badanku. Segala jerawat, tahi lalat, lebarnya jidat, dan macam-macam bentuk ketidaksempurnaan.

Jadi orang jangan terintimidasi iklan dan kecantikan palsu para penguasa dunia kapitalis. Bangga sama apapun yang gak sempurna dari tubuh lo. Kalo elo berusaha cantik, cantik untuk diri lo dan orang-orang yang lo sayang. Bukan demi tuntutan palsu orang. Cantik gak dibawa mati.

Yang gak sempurna itu justru bikin lo lebih manusia. Bukan barang. Terlalu terbiasa menilai orang berdasarkan penampilan, kini berusaha menerima siapa pun tanpa melihat apa yang melekat di badannya. Maksud gue, penilaian dari penampilan tentunya gak bisa dihindari, karena dari awal peradaban, kita diajarkan pake baju.

Intinya, elo merawat tubuh dan cantik bukan demi tuntutan orang lain. Bukan demi menyamakan diri dengan siapa pun. Kalo kulit lo item, terus kenapa? Jelek? Kata siapa? Kalo badan lo gendut, terus kenapa? Jelek? Mau ngurusin badan biar lebih ideal? Ideal menurut siapa? Jangan sampe tindakan dan usaha lo itu didasari oleh tuntutan orang laen.”

Dapet poinnya? Nggak usah nyiksa diri sendiri. Nggak usah ngerasa jadi manusia paling merana di seluruh dunia karena merasa nggak dikaruniai fisik yang memukau. Nggak usah banyak ngeluh. Emang kalo ngeluh keadaan fisik kalian akan berubah gitu?

All you have to do is be yourself and live the story that no one else can live-the story of your own unique life. Be proud. Be confident. And most if all, be happy.

Apakah yang kita harapkan dari hujan?

Apakah yang kita harapkan dari hujan? Mula-mula
ia di udara tinggi, ringan dan bebas; lalu
mengkristal dalam dingin; kemudian melayang
jatuh ketika tercium bau bumi; dan menimpa
pohon jambu itu, tergelincir dari daun-daun,
melenting di atas genting, tumpah di pekarangan
rumah, dan kembali ke bumi.
[Sapardi Djoko Damono, Hujan dalam Komposisi 2]

Seharian hujan. Pagi disambut hujan dan malamnya (pun) ditutup dengan hujan.

Aku suka hujan. Mungkin hampir semua orang pun begitu. Siapa yang bisa membenci hujan dengan rintiknya yang lembut menyentuh tubuh?

Rintik hujan menyembunyikan sesuatu. Menerpa dengan meninggalkan jejak basah yang menyenangkan untuk diusap. Rintik hujan adalah aksara yang menunggu untuk diterjemahkan oleh mereka yang jeli menangkap suasana. Rintik hujan adalah sembilu yang memenuhi jiwa-jiwa kesepian yang berpura bahagia.

Mungkin ada pula rintik hujan yang terselip di sela-sela relung hati. Semoga rintiknya mampu memberi desir pada hati yang terlanjur mengeras. Semoga rintiknya mampu mengetuk jendela hati yang sebelumnya menutup pada kemungkinan baru.

Mari duduk di pinggir jendela sambil menikmati hujan.

 

Lagi. Berkali-kali.

Lagi. Berkali-kali.

Sepagian ini aku sudah duduk di hadapan laptop. Anggap saja aku sedang membuat sesuatu. Kau tahu sendiri inspirasi datang tanpa diduga-duga. Tanpa mengenal waktu, suasana, dan tempat, lalu pop! Inspirasi memenuhi ruang otak.

Yang perlu kau tahu, inspirasi akan mengalir deras saat kau sedang patah hati.

Dan akan lebih deras lagi saat kau sedang jatuh cinta.

Jadi, bolehlah kaukatakan kalau aku sedang jatuh cinta. Sebab, aku sedang sibuk menerjemahkan inspirasiku menjadi berbagai macam tulisan pendek maupun panjang yang pada akhirnya tersimpan rapi sebagai draft dan (mungkin) tak akan pernah terpublikasikan.

Auraku berwarna kuning. Konon katanya orang yang sedang jatuh cinta memiliki aura berwarna kuning.

Kenyataan akan jauh lebih menyenangkan saat kau sedang jatuh cinta. Sekelilingmu terasa tak nyata. Yang nyata hanyalah kau dan objek yang menjadi pusat semestamu saat ini.

Terkadang diriku membenci aku yang sedang jatuh cinta. Karena aku menjadi lebih bodoh dari biasanya. Seluruh organ tubuhku tiba-tiba tidak menjalankan fungsinya seperti biasa.

Bibir yang lebih sering tersenyum.

Jantung yang berdetak lebih cepat dari biasanya.

Otak yang selalu dipenuhi imajinasi dibanding realita.

Hati yang lebih sensitif dan mudah menghangat.

Kelenjar keringat yang memproduksi keringat dingin lebih deras dari batas normal.

Kepala yang selalu menoleh untuk mencari keberadaannya.

Mata yang sering memandangi ‘objek’ kita.

Bahkan tubuh yang seolah enggan untuk jauh-jauh dari seseorang yang kita suka.

Kalau pepatah di pasaran banyak yang mengatakan bahwa jatuh cinta itu menyenangkan bagaikan terbang ke langit ke tujuh, kubilang itu bullshit. Itu tidak nyata. Faktanya, jatuh cinta itu menyiksa. Bagaimana tidak, jantungmu seolah melompat keluar dari tempatnya saat kau berdekatan dengan orang yang kau suka. Dan lagi, kebodohan rasanya selalu mengintai seseorang yang sedang jatuh cinta sebab aku selalu melakukan tindakan bodoh saat berdekatan dengannya. Atau hanya aku yang merasa begitu?

Jatuh cinta itu rasanya bagai hidup di neraka. Menyiksa.

Apalagi saat kau menyadari kenyataan bahwa kau tak mungkin bersatu dengan objek yang selalu memenuhi ruang imajinasimu sebab dia sudah menemukan cintanya. Aku terluka, namun tetap meyukainya.

Bodoh? Sangat. Maka, apakah aku salah bila mempertanyakan apakah perasaan seperti ini nyata bila tak ada tempat muaranya?

Aku jatuh cinta pada seseorang yang salah dan di waktu yang salah pula. Entah untuk yang keberapa kalinya. Tiba-tiba aku merasa bosan dengan fase ‘jatuh cinta pada tempat yang salah’. Mungkin karena sudah terlalu sering mengalaminya.

Jangan salahkan aku. Salahkan pemilik jendela hati yang terbuka itu sehingga memancingku untuk menghampiri dan menitipkan beberapa keping hatiku di sana.

Aku hanya ingin dia melihatku, sama seperti aku selalu melihatnya. Tapi, rasanya tidak mungkin. Baiklah kalau begitu, mungkin aku berjalan maju ke depan dan mencari tempat persinggahan yang lainnya.

Selamat malam.

If I consider You as one of My close friends

If I consider you as one of my close friends:

  • I will tell you when I need to pee
  • I will hit you very often
  • I will insult you more than necessary
  • I will annoy you so much you’ll want to hit me
  • I will tell you useless/pointless stories
  • I will swear at you 24/7
  • I will tell you personal thing other wouldn’t want to hear

Dear, Kharis and Septa.

Now, you know why I’ve been doing a lot of things above to you? It’s only just because you are my close friends :’)

When I’m with you, I act different. In a good way. I smile more and laugh more.

I love when we walk together and laugh. See you two doing stupid silly things.

I don’t have to pretend everything is okay when it’s really not. With you, I can drop the fake smile and put the real one.

I don’t feel hurt and alone when I’m with you. Instead, I feel saved and loved.

You’re easy to talk to, and you listen to me. I don’t have to worry about holding back with you.

I don’t feel self conscious. I don’t ever feel insecure or sad.

You show me that you really do care and you’re not just pretending.

I really appreciate you two because with you I’m different.

With you, I’m happy.

[*ambil tissu*]

Mereka nggak tahu gimana rasanya ketawa sampe jongkok di jalan setapak menuju stasiun. Mereka nggak tahu gimana rasanya nyinyirin seseorang yang berlaku aneh. Mereka nggak ngerasain diskusi tanpa arah yang berakhir dengan pengetahuan baru. Mereka nggak paham sama pertanyaan aneh nggak berdasar dan nggak penting untuk dibahas tapi menyenangkan.

Dan lagi, mereka nggak pernah ngalamin saat-saat awkward dimana kita bertiga curhat tentang asmara dan ternyata didengar oleh bapaknya Kharis, kan?

Iya, nggak akan pernah tahu gimana rasanya.

Hanya kita yang tahu. Hanya kita yang pernah merasakan. Dan itu menyenangkan.

Pertanyaan terakhir : Kapan kalian punya pacar? Sebentar lagi STMJ Tingkat 1, lho.