Aku dan Dia

Aku dan dia selalu memimpikan sebuah tempat dengan suara-suara paling indah di bumi; seperti suara air terjun.

Dia pernah bilang kalau kami akan menemukan tempat yang sunyi dengan air terjun yang tidak pernah dijamah oleh manusia lain. Di sana, kami akan menggelar tikar dan berbaring dalam diam sambil mendengar suara air yang menampar permukaan batu dengan keras. Suaranya membuat hati berdebar sekaligus menimbulkan kenyamanan luar biasa.

Cuma ada aku dan dia. Juga makanan kecil yang manis seperti permen, cokelat, dan kembang gula. Tak lupa dengan pembicaraan sederhana yang diselingi tawa.

Ada yang lebih manis dari ini?

#Halaman 42 dari 365

Advertisements

2 thoughts on “Aku dan Dia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s