Bau Kopi

Aku selalu ingat kata-kata Afrizal Malna dalam salah satu sajaknya, “Bau kopi ini untukmu menangis dan membiarkan kenangan membuat bingkai-bingkainya sendiri pada sisa kopi di dasar cangkirnya.” Ada yang mempertanyakan keterkaitan antara masa lalu, kenangan, dan secangkir kopi. Mungkin kalian juga bertanya-tanya. Baiklah, dalam hitungan ketiga barangkali aku akan mulai menjelaskannya. Kalian boleh menghitung dalam hati ketika hitunganku mencapai angka tiga. Hitung satu. Dua. Lalu, tiga.

Aku rindu. Bukan pada siapa, tapi pada apa. Pada bergelas-gelas cangkir yang pernah kita habiskan bersama di waktu matahari hendak pulang. Pada berjengkal-jengkal aroma kopi yang menguar di seluruh ruang, mengisi semua jeda, dan bagaimana kita mencandu aroma kafein yang konon mampu menstimulasi kerja otak. Pada kenangan yang muncul seperti benang ketika kata “kopi” terdengar di benakku dan terasa di telingaku. Pada sisa-sisa kopi–mengutip Afrizal Malna–yang tertinggal di dasar cangkir dan membentuk sketsa-sketsa unik yang menanti untuk ditebak.

Klise rasanya kalau aku menuliskan kalimat kopi, kenangan, dan kita. Akan tetapi, kita memang secangkir kopi yang ditiup dengan tergesa untuk menghalau panas dan perlu disajikan dengan campuran susu agar rasanya tidak begitu pahit. Kita memang sepiring kenangan yang hadir bersamaan dengan kopi dan meminta untuk segera digigit. Legit, manis, tapi cepat habis. Tak ada kalimat penyangkalan yang sungguh-sungguh bisa menyangkal hal ini.

Iya, kebiasaan memang selalu menempati posisi pertama. Kembali berjuta pertanyaan melesat di dalam kepala dan menebarkan jangkarnya, meminta untuk dilihat. Mengapa manusia senang mendayung ke arah belakang? Mengapa senang melihat bagian-bagian yang rumpang dan tidak sempurna di masa lalu?

Aku tahu jawabannya. Lagi, bagi sebagian orang, masa lalu adalah perihal kenyamanan. Mungkin ada sebersit rasa nyaman pada mereka yang kerap melongok kembali laci-laci kecil berdebu pada sebuah sudut di lobus frontalnya.

Selamat berenang. Jangan lupa pasang pelampung.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s