Pada Suatu Malam

“Aku takut gelap.”

“Kenapa?”

“Suram. Hitam. Kayanya semua benda di langit atau di mana pun bisa ditelan sama kelamnya.”

“Hmmm. Salah.”

“Apanya?”

“Kamu suka bintang? Suka liat bulan?”

“Lumayan.”

“Kamu cuma bisa lihat bintang di malam hari, kan? Karena malam selalu gelap. Tanpa gelap, bintang akan kehilangan sinarnya.”

“Terus?”

“Jangan takut gelap. Gelap justru membantu kita untuk mengerti apa itu terang. Apa itu cahaya.”

“Iya, bener juga.”

“Jangan takut gelap. Bahkan, orang yang paling ‘gelap’ sekalipun, punya setitik ‘terang’ dalam hidupnya. Terang-gelap atau gelap-terang cuma sebutan untuk mendefinisikan keberadaan cahaya, kan?”

“Bener.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s