Tentang Kisah-Kisah Sebelumnya

Adventure_WEB

Setelah pilot episode (#hasek) terbit, yang mana judulnya adalah “Numbers” (hayo, udah baca belum?), banyak teman serta kerabat yang langsung mengirim chat ke saya untuk bertanya, ‘bok, cerita ini nyata nggak sih? ini orang kayaknya elo banget!’.

Yang kemudian langsung saya balas dengan kalimat, ‘bok, elo seriusan nanya ginian doang ke gue? coba kasih pertanyaan yang bobot jawabannya +4, dong!’

Hahaha.

Sejak awal penulisan seri #TaraDamas, saya udah yakin akan ada beberapa orang yang menyangka kalo kisah ini adalah kisah saya. Gimana nggak, coba? Si Tara ini lulusan sastra, kerja di digital advertising, kantornya di Jakarta, dan namanya mirip dengan nama penulis (beda ujung doang). Nggak cuma itu, gaya bahasa, pemilihan kata, dan pola pikirnya juga serupa sama si penulis!

Tuh, itu lo banget, kan, Tar(i)? 

Ngaku, deh. Yang ada di cerita itu pasti elo, kan?

Hiks.

Yaudah, saya jujur nih, ya.

Yang ada di cerita itu, bukan saya (puas? puas? puas?). Saya nggak ada sangkut pautnya dengan Tara, pun dengan seseorang bernama Damas. Kesamaan latar belakang dan pernak-pernik lain yang mengingatkan pembaca dengan penulis (baca: saya) hanyalah kebetulan belaka.

Yah, sebenarnya bukan kebetulan aja sih. Itu murni karena kemalasan penulis untuk riset aja hahaha.

Tapi, saya juga nggak bisa bohong dengan berkata kalau kisah ini sepenuhnya lahir dari imajinasi semata. Tidak. Ada beberapa keping dari kisah #TaraDamas yang benar terjadi di kehidupan saya, lalu saya tuangkan semuanya ke dalam fiksi ini dengan berbagai penyesuaian.

Wah, adegan yang mana, Kak? 

Terus, cowok kayak Damas beneran ada?

Kalau dua pertanyaan itu, saya nggak bisa jawab 😀 Kalian cukup menerka-nerka sendiri saja mana bagian yang fiksi dan bukan fiksi. Dan menyangkut masalah Damas, biarlah ia hidup dengan bahagia karena Damas punya kisah hidupnya sendiri yang tidak perlu kita usik. Kisahnya hanya bisa dibaca di sini 🙂

Nah, supaya nggak ada kesalahpahaman di antara kita (belagu banget ya saya), setelah ini akan ada chapter baru yang akan rilis dan ditulis dengan sudut pandang orang ketiga. Silakan dinikmati, tapi jangan bayangin tokoh utamanya saya lagi, ya. Hahaha.

Enjoy!

Ps: buat yang mau baca, klik blog post di bawah ini dulu yaa biar nggak bingung:

  1. Numbers
  2. And The Magic Begins
  3. The First Encounter
  4. Meet The Loner
  5. The Morning After
Advertisements

3 thoughts on “Tentang Kisah-Kisah Sebelumnya

  1. ratihwulana says:

    Hai kak Tari,

    Ngomong-ngomong pertanyaan orang yang kayak Damas ada apa enggak, gw pernah tau tuh orang kayak Damas, 1 aja sih, gak 2 (halah).
    Tapi, orangnya gak semisterius Damas sih, gantengan dan cool-an Damaslah pokoknya. Iya, yakin.

    Kak Tari mau gw kenali gak? Siapa tau jodoh…pfffttt

    Setuju, bukuin ajah ini, lanjutiiin!

    • Puji Eka Lestari says:

      Dear Kak Ratih,
      Cowok kayak Damas ada di mana-mana kok 😂 Kalo lau beruntung, nengok dikit juga ketemu si Mas Damas haha.

      Nggak, nggak usah dikenalin. Cukup doain aja. Semoga dia beneran jodoh saya terus kita kenalan sendiri #eaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s